
Seiring berkembangnya kebutuhan ruang, mulai dari perkantoran, area komersial, fasilitas publik, hingga berbagai bangunan dengan kebutuhan khusus, kebutuhan terhadap sistem pendingin udara juga semakin beragam. Tidak hanya membutuhkan kenyamanan, sistem pendingin kini dituntut untuk dapat menyesuaikan kapasitas, karakter bangunan, pola penggunaan, hingga kebutuhan efisiensi operasional.
FLIFE sebagai perusahaan dan merek lokal yang berdiri secara independen, menjawab kebutuhan pasar yang semakin dinamis. Setelah dikenal melalui produk pendingin untuk kebutuhan hunian dan ruang berskala lebih kecil, FLiFE kini memperluas langkah ke segmen Commercial AC dan HVAC, dengan menghadirkan berbagai solusi yang dirancang untuk kebutuhan ruang dan proyek dengan karakter yang beragam.
Bahkan sebagai perusahaan lokal, FLIFE yang bahkan tidak memiliki hubungan kepemilikan, afiliasi merek, atau lisensi teknologi dengan GREE, FLIFE dapat menjawab kebutuhan pasar yang semakin dinamis dengan adanya pengadaan produk, pengelolaan merek, dan layanan purna jual FLIFE dikelola secara independen.
FLiFE memperkenalkan portofolio Commercial Air Conditioning (CAC), Light Commercial Air Conditioning (LCAC), dan sistem VRF untuk pertama kalinya di ajang RHVAC Indonesia 2026. Kehadiran ini menandai langkah baru FLiFE dalam memperluas portofolio solusi HVAC untuk kebutuhan ruang komersial, profesional, dan berbagai proyek di Indonesia.
Langkah tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan FLiFE dalam RHVAC Indonesia 2026, yang berlangsung pada 9–11 September 2026 di NICE PIK 2. RHVAC Indonesia menjadi salah satu ajang yang mempertemukan berbagai pelaku industri refrigeration, heating, ventilation, air conditioning, dan cold chain di Indonesia.
Bagi FLiFE, keikutsertaan dalam RHVAC Indonesia 2026 menjadi momentum penting karena merupakan partisipasi perdana FLiFE dalam ajang industri HVAC. Kehadiran ini sekaligus menjadi kesempatan bagi FLiFE untuk memperkenalkan Commercial Air Conditioning (CAC) dan Light Commercial Air Conditioning (LCAC) kepada pasar yang lebih luas, termasuk profesional, kontraktor, konsultan, dan pelaku proyek.
Melalui ajang ini, FLiFE menghadirkan sejumlah solusi Commercial AC, mulai dari Duct, Cassette, dan FLiFE Floor Standing, hingga FRV Series sebagai solusi sistem VRF.
Untuk kebutuhan ruang komersial, FLiFE hadir dengan pilihan Duct, Cassette, dan Floor Standing yang dapat disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan masing-masing ruang.
Produk AC Duct menawarkan tampilan yang lebih menyatu dengan desain interior karena unit indoor dapat ditempatkan di balik plafon. Sistem ini juga mendukung dua metode pemasangan, yaitu vertical dan horizontal, sehingga memberikan fleksibilitas lebih dalam menyesuaikan instalasi dengan kondisi bangunan.
Sementara itu, AC Cassette dirancang untuk memberikan distribusi udara yang lebih merata dengan instalasi pada plafon yang tetap rapi dan menyatu dengan interior. Baik Duct maupun Cassette tersedia dalam pilihan Standard dan Inverter, sehingga pengguna dapat menentukan sistem pendingin berdasarkan kapasitas, pola penggunaan, dan kebutuhan efisiensi energi. Melengkapi pilihan tersebut, Floor Standing FS hadir untuk kebutuhan area yang lebih luas dengan hembusan udara yang kuat dan jangkauan pendinginan yang optimal.
Keikutsertaan FLiFE dalam RHVAC Indonesia 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan lebih jauh kapabilitas FLiFE dalam menghadirkan solusi Commercial AC dan HVAC untuk berbagai sektor dan skala proyek.
Melalui berbagai lini produk yang mencakup CAC, LCAC, hingga FRV Series sebagai solusi VRF, FLiFE menghadirkan pilihan sistem pendingin yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bangunan dan karakter proyek. Kehadiran dukungan teknis, layanan purna jual, serta kolaborasi dengan berbagai pihak di industri juga menjadi bagian dari langkah FLiFE dalam membangun ekosistem HVAC yang lebih menyeluruh.
Dengan terus mengembangkan produk, dukungan teknis, dan kolaborasi strategis, FLiFE memperkuat langkahnya sebagai partner HVAC yang menghadirkan solusi berkualitas, fleksibel, dan dapat diandalkan untuk kebutuhan proyek di Indonesia.


Leave a Reply